PINTU SUCI DIBUKA, 8 DESEMBER 2015

Pengantar:
Kemarin, bertepatan dengan HR Maria Immaculata, Bapa Suci membuka Pintu Suci untuk menandai dimulainya Tahun Yubileum Luar Biasa mengenai Kerahiman (Extraordinary Jubilee of Mercy).
Berikut adalah sebuah cerita singkat mengenai Pintu Suci tersebut. Diterjemahkan oleh Bp. Stefan Leks dari sebuah artikel di Berita Katolik Polandia, 9 Desember 2015.
Semoga bermanfaat menambah wawasan pengetahuan kita.
[Pax Christi]
CERITA SINGKAT MENGENAI PINTU SUCI TAHUN YUBILEUM

Pintu Suci yang kini ada di Basilika St. Petrus, dan yang pembukaannya menandai permulaan Tahun Yubileum Kerahiman Ilahi, adalah pemberian umat katolik Swiss dan sekaligus tanda syukur mereka kepada Tuhan yang menyelamatkan negara mereka dari kekejaman dan malapetaka Perang Dunia II. Pintu, kado dari Swiss itu, dibuat dan dibuka sehubungan dengan Yubileum tahun 1950.
Keputusan untuk menghadiahkan Pintu Suci kepada Basilika St. Petrus itu diambil oleh umat katolik Swiss tidak lama sesudah berakhirnya Perang Dunia II. Pintu itu diberkati secara meriah lalu dibuka pada Vigili Hari Raya Natal tahun 1949, ketika Paus Pius XII mengawali Tahun Suci 1950.
Karya luar biasa ini tercipta oleh pemahat Vito Consorti. Pintu itu dihiasi dengan 16 adegan yang diilhami oleh isi kisah-kisah Kitab Suci. Kisah-kisah itu menggambarkan penebusan dan pengampunan, khususnya perumpamaan-perumpamaan injili tentang kerahiman Allah.
Dua relief pertama memperlihatkan Adam dan Hawa serta pengusiran mereka dari firdaus. Ini semacam “penutupan pintu” yang diteruskan dengan dua adegan lain yang menceritakan Kabar Baik kepada St. Maria tentang lahirnya Juru Selamat. Relief-relief berikutnya menggambarkan berbagai peristiwa dari karya publik Yesus: pembaptisan-Nya, perumpamaan tentang domba yang hilang, perumpamaan tentang anak yang hilang, penyembuhan orang lumpuh dan pengampunan bagi orang-orang berdosa.
Dua adegan selanjutnya berkaitan dengan St. Petrus, ketika ia bertanya, “Tuhan, berapa kali aku harus mengampuni saudaraku?”, serta penyangkalannya dan pengampunan yang diberikan kepadanya oleh Yesus.
Adegan yang keduabelas memperkenalkan penyamun yang bertobat; ini lambang keselamatan yang terbuka bagi semua orang yang memintanya. Lalu ada adegan tentang St. Tomas; imannya yang rapuh disembuhkan oleh Yesus. Lalu adegan yang menggambatkan sakramen pertobatan. Dua relief terakhir mengilustrasikan pertobatan St. Paulus serta pembukaan Pintu Suci oleh Pius XII pada hari awal Tahun Suci 1950.
Menurut para teolog dan ahli liturgi, Pintu Suci melambangkan Kristus, sebab “siapa saja yang masuk melalui Aku, akan diselamatkan; ia akan masuk dan keluar serta menemukan rerumputan” (bdk. Yoh 10:9). Pintu Suci melambangkan pula hati manusia beriman yang seharusnya selalu terbuka bagi Kristus.
Tradisi pembukaan Pintu Suci yang mengawali pembukaan Tahun Yubileum bermula pada tahun 1499, ketika untuk pertama kalinya diadakan Tahun Suci oleh Paus Aleksander VI.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MATERI UJIAN PRAKTEK KLS VI

RANGKUMAN PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK SD, UNTUK BLOK TEST PERTAMA '20/'21

RANGKUMAN AGAMA KATOLIK SD, PERSIAPAN BLOK TEST KEDUA SMSTR 2 2019