Postingan

Menampilkan postingan dari 2014

Persiapan Menjelang Ekaristi

Persiapan menjelang perayaan Ekaristi  sebaiknya dengan sengaja diciptakan. Tata Perayaan Ekaristi (TPE) 2005 juga menyarankan adanya persiapan sebelum perayaan Ekaristi dimulai. Dikatakan: “Menjelang Perayaan Ekaristi, seyogyanya diadakan persiapan dengan menciptakan suasana ibadat yang sesuai, baik di ruang ibadat (oleh umat) maupun (oleh imam, diakon dan para petugas: asisten imam, lektor, pemazmur dan putra altar).”                 Bentuk persiapan itu bisa ditafsirkan beragam, misalnya secara fisik: busana liturgy dan perlengkapan liturgy yang berkaitan. Maksudnya tugas yang berbeda-beda dalam perayaan Ekaristi ditunjukkan dengan busana liturgi  yang berbeda-beda pula. Bentuk dan model serta kelengkapan busana liturgi tidak dibuat sesuai selera masing-masing, melainkan ada aturan baku dalam Gereja, karena busana liturgi bukan sekedar mode melainkan mengandung  arti simbolis yang sangat dalam. Demikian pula dengan warna busana liturgi disesuaikan dengan karakter perayaan yang di

FILOSOFI BOLA KAKI DAN IDEOLOGI GOL

Oleh: Valery Kopong “Setiap detik adalah final bagi kehidupan,” demikian Penyair Frans Kafka. Ketika setiap orang melihat lini kehidupan adalah final maka masing-masing orang mempersiapkan diri secara matang dalam proses pertarungan hidup. Frans Kafka memposisikan diri sebagai bek kanan untuk mempertahankan gawang dari bobolan lawan yang mungkin juga menembus kelambu yang terlilit rapih melalui tendangan pisang (babana kick). Tetapi untuk meraih titik kulminasi (final) perlu adanya kegesitan. “Mereka yang lambat tak ikut bermain, demikian kata Plato, si filsuf dari Yunani, negara pendekar demokrasi pertama. Plato, dalam susunan the dream team ala Kolumnis Thomas Grassberger, ia mendapat kehormatan sebagai kapten kesebelasan. Ia terpilih karena menyukai tempo yang tinggi, sekaligus idealis dan desainer dalam menata pola permainan yang artistik. Dalam pola penataan permainan, barangkali ia tersulut oleh pendamping Kafka di sektor kiri yakni Arno Schmidt. Arno Schmidt di